Baronda Maluku (bagian 2) – Sawai

Mungkin sudah banyak yang mendengar tentang keindahan pantai Ora. Disana terdapat penginapan yang bernama Ora Beach Eco Resort yang sudah tersebar foto – foto keindahannya dimana – mana. Dan pantai Ora itu terlelak di Seram Utara.

DCIM169GOPRO

Ora Beach

Tetapi, saat datang ke Ora kemarin saya tidak menuju dan menginap di Ora Beach Eco Resort. Terus terang saja rate menginap permalamnya terlalu mahal untuk saya ketika itu yang sedang melakukan perjalanan Baronda Maluku dengan cara hemat. Namun, fasilitas yang ditawarkan di Ora Beach Eco Resort ini memang ekslusif, kita akan di buat merasa seperti menginap di cottage pribadi dengan pemandangan seperti di Kepulauan Maldives. Mungkin lain kali jika berkunjung lagi saya akan coba menginap disini, saat perjalanan bulan madu misalnya. Dan meskipun saya tidak menginap di Ora Beach Eco Resort, tetapi pihak pengelola Ora Beach sendiri memperbolehkan siapapun untuk datang, melihat – lihat, berfoto, dan snorkeling di area Resort.

DCIM168GOPRO

Lisar Bahari Resort

Saya menyambangi desa Sawai untuk menikmati keindahan dan keunikan Pantai Ora dan sekitarnya. Desa Sawai ini lokasi tak jauh dari pantai Ora itu sendiri, jarak nya hanya sekitar 8 km jika ditempuh via laut dari Sawai. Di Sawai, terdapat penginapan bernama Lisar Bahari Resort tempat saya menginap. Dan dari sanalah Baronda Maluku di Seram Utara saya mulai.

asinahu

Asinahu, Desa Sawai

Desa Sawai sendiri sudah punya daya tarik wisata. Disana terdapat mata air Asinahu yang aliran mata airnya oleh warga sekitar dilapisi keramik untuk menjaga kebersihannya. Hal ini menyebabkan banyak orang tertarik untuk melihat karena menjadi seperti melihat sungai cantik nan unik berlapis keramik. Selain itu, Penginapan Lisar Bahari di Sawai yang dibangun diatas laut dangkal menjadikannya daya tarik tersendiri, kita berasa memiliki kolam ikan air laut raksasa jika menginap disini karena air laut yang mengalasi Lisar Bahari sangatlah jernih dengan terumbu karang cantik dan ikan – ikan yang bisa kita lihat langsung dari atas permukaan lautnya.

Eksplorasi keindahan saya disini dimulai dengan menyusuri sungai Salawai, dipinggiran sungai ini kita bisa melihat orang – orang lokal memproses sagu yang menjadi makanan lokal disana. Selain itu, dibagian muara sungai Salawai ini masih banyak terdapat buaya muara, yang memang merupakan habitat asli mereka. Saya sempat menjumpai 2 buaya muara ketika menyusuri sungai Salawai ini, sebuah pengalaman yang mendebarkan.

DCIM169GOPRO

Jelajah Sungai Salawai dan Berjumpa Buaya Disana

Perjalanan berlanjut dengan makan siang sambil bakar ikan di satu pulau bernama pulau Jodoh. Pendamping dari Lisar Bahari telah menyiapkan ikan siap bakar, kelapa muda dan makanan yang akan kami santap siang itu. Setelah makan siang, saya melanjutkan kegiatan dengan bersnorkeling ria di area yang diberi nama Dangkalan. Disini, ikan – ikan dan terumbu karang nya sangatlah cantik membuat kita tak ingin menyudahi aktivitas jika bersnorkeling disana. Dari Dangkalan saya berlanjut menuju Pantai Ora, disana kita bisa bersnorkling juga dengan keindahan bawah laut yang tak kalah dengan Dangkalan. Puas bersnorkeling dan berfoto di Pantai Ora, perjalanan berlanjut dengan menyambangi Air Belanda. Ini adalah mata air tawar yang berada di wilayah desa Saleman, konon mata air ini diberi nama Air Belanda karena dahulu ketika masa penjajahan Belanda menjadikan tempat ini sebagai camp pertahanan dan memanfaatkan mata air ini. Di Air Belanda kita bisa berendam sambil berenang – renang di air tawar, setelah sebelumnya berenang – renang terus di air laut. Selesai dengan Air Belanda, perjalanan berlanjut menuju Hatusupun. Ini adalah tebing batu karst yang menjulang di tepi pantai. Kita juga bisa berenang dan bersnorkling di sekitar Hatusupun ini. Setelah Hatusupun saya dibawa ke Goa Laut, ini adalah tebing batu tepi laut yang bagian dasarnya terkikis arus laut dan membentuk cekungan seperti goa. Kita harus freedive untuk dapat masuk kedalam Goa yang jika telah didalamnya kita akan menemukan jalan yang menuntun kita kembali ke permukaan dan muncul kembali di pinggir tebing. Dan Goa Laut ini adalah akhir dari perjalanan mengeksplorasi Sawai, sungai Salawai dan Ora. Saya pun kembali ke Lisar Bahari dengan perasaan puas.

hatusupun

Hatusupun

Bagi yang ingin trekking, tempat ini juga menyuguhkan atraksi menjelajahi kawasan sekitar Taman Nasional Manusela. Kita akan menjumpai berbagai macam jenis burung jika trekking didalamnya, dan jika beruntung kita bisa melihat burung endemik maluku yaitu kakaktua seram yang memiliki bulu jambul berwarna jingga. Kita juga bisa naik kerumah pohon yang telah dibangun oleh penydia wisata disana dan mengamati burung – burung dan keindahan Taman Nasional Manusela dari ketinggian 70 meter.

goa laut

Goa Laut

Perjalanan menuju Sawai ditempuh dalam waktu kurang lebih 6 jam dari Ambon. Sesampainya di Ambon, saya langsung mencari angkutan ke pelabuhan Tulehu. Dari Pelabuhan Tuleha, perjalanan dilanjutkan dengan naik Kapal Cepat menuju pelabuhan Amahai di Masohi. Setibanya di Masohi, saya melanjutkan perjalanan menuju terminal Binaya di Masohi dengan menggunakan angkot. Dari terminal Binaya, perjalanan dilanjutkan dengan naik mobil pribadi yang disewakan menuju Sawai. Jika pergi sendiri atau hanya sedikit peserta perjalanannya, disarankan untuk meminta tarif reguler saat naik mobil sewa ke sawai ini. Namun jika beramai – ramai, mintalah tarif carter yang tentunya hitungannya akan lebih murah jika bersama – sama.

*itinerary
Hari 1 :
– Perjalanan Jakarta – Ambon
– Menginap di Ambon dan menikmati kota sambil mencicipi kuliner Ambon

Hari 2 :
– Perjalanan ke Sawai (Ambon – Pel. Tulehu – Terminal Binaya – Sawai)
– tiba di Sawai sore, keliling desa Sawai sambil berinteraksi dengan penduduk disana
– Istirahat di Lisar Bahari

Hari 3 :
– Persiapan menjelajahi Sawai, sungai Salawai, dan Ora.
– Menjelajahi sungai Salawai
– Makan siang dan bakar ikan disalah satu pulau di Sawai
– Snorkeling di Dangkalan
– Menyambangi dan bersnorkling ria di Ora
– ke Air Belanda
– Menikmati keindahan Hatusupun
– Menjajal Goa Laut
– Kembali dan istirahat di Lisar Bahari

Hari 4 :
– Persiapan Kembali ke Ambon
– Perjalanan kembali dari Sawai Ke Ambon
– Menginap di Ambon dan cari oleh – oleh (jika ingin langsung ke Jakarta juga bisa menggunakan Flight malam Ambon – Jakarta)

Hari 5 :
– perjalanan kembali Ambon – Jakarta

**informasi
– Angkot dari Ambon ke Tulehu : Rp 20.000 perorang (Sewa mobil Rp 200.000)
– Untuk mempermudah bisa juga sewa mobil langsung dari Ambon langsung menuju Sawai, namun harganya saya tidak tahu dan pastinya nanti supirnya akan ikut menginap juga ketika di Sawai. Jika memilih skema ini maka nanti rute yang diambil menggunakan ferry dari pelabuhan Liang menuju pelabuhan Waipirit di pulau Seram, setelah itu perjalanan dilanjutkan via darat lagi menuju Sawai.
– Harga tiket kapal cepat Tulehu – Amahai (Masohi) : Rp. 120.000 perorang
– Jadwal kapal cepat dari Tulehu : Senin – Sabtu setiap jam 9 pagi dan 1 siang, Hari Minggu hanya setiap jam 11 siang saja.
– Jadwal kapal ferry dari Liang : setiap hari dan setiap jam hingga jam 8 malam.
– Angkot dari pelabuhan Amahai – Terminal Binaya : Rp. 15.000 perorang
– Bisa juga minta dijemput menggunakan mobil sewa ke sawai langsung dari pelabuhan Amahai, namun untuk ini dikenakan tarif tambahan utk supir2 angkot di pelabuhan Amahai sebesar 100.000(bagi bagi rejeki)
– Harga mobil sewa ke Sawai dari terminal Binaya : Rp. 125.000 perorang (jika menggunakan tarif reguler) dan Rp. 800.000 per mobil (jika menggunakan tarif carter). Kontak : Bang Juma 081343199219
– Rate Lisar Bahari : Rp. 300.000 perorang permalam include makan-minum (pagi, siang, malam) dan cemilan serta kopi/teh sepuasnya. Kontak : Pak Ali (owner lisar bahari) : 082111181137
– Paket tour Sawai dan sekitarnya : Rp. 800.000 perboat isi hingga 10 orang include air minum, makan siang ikan bakar komplit (bisa request menu lain dgn sedikit charge tambahan), kelapa muda.
– Tarif masuk dan berenang di Ora selain tamu Ora Beach Resort : Rp. 25.000 perorang
– Tarif masuk air Belanda : Rp. 100.000 perboat

 

 

Iklan
Categories: tulislepasbebas | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: