Kepulauan Derawan dan Penyu yang Menemukan Keluarga Barunya

 

IMG_2795

Pulau Sangalaki (disekitar lautnya banyak ikan Pari berenang – renang)

Alkisah ada seekor penyu yang berenang tanpa tujuan ditengah lautan Indonesia, tak tentu arah ia mencari keluarga dan kampung halaman tempatnya dilahirkan. Hingga pada suatu kepakkan siripnya ia tiba di pulau yang sungguh kacau. Disana ia bertemu satu keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu, Kakak Laki – Laki, Adik Perempuan, dan Ibu Mertua. Mereka sedang berada pada kondisi konflik karena merasa tidak mampu lagi memberdayakan pulau yang mereka tinggali ini, yang sejatinya sungguh indah. Melihat keadaan tersebut sang penyu pun menawarkan diri untuk mengurus pulau itu. Ia sempat diremehkan oleh sang Ayah, “kamu hanya seekor penyu, mana mungkin sanggup”, kata Ayah.

IMG_2790

Menikmati Tepi Pantai Pulau Kakaban

Sang Penyu pun menjawab dengan lantang, “Aku sudah mengarungi lautan dan singgah di banyak pulau, aku sudah melihat bermacam – macam pulau yang indah, dan aku tahu bagaimana membuat sebuah pulau menjadi seperti itu”. Mendengar kepercayaan diri sang Penyu keluarga itupun setuju jika penyu yang mengurus pulau tersebut. Penyu melakukannya dengan senang hati, hitung – hitung ia sudah cukup lelah berkelana mencari keluarganya.

 

 

IMG_2757

Danau Kakaban dan Ubur – Ubur tanpa penyengatnya 

Singkat Cerita, Penyu berhasil menata kembali pulau yang tadinya kacau tersebut menjadi pulau yang sangat indah. Sang Keluarga pun senang oleh hasil kerja Penyu, dan mereka menjadi sungguh menyayangi Penyu dan mengangkatnya sebagai anggota keluarga baru. Namun kemudian, sebuah gempa terjadi. Gempa tersebut sungguh dahsyat hingga membelah pulau menjadi lima. Penyu yang pada saat kejadian sedang berenang – renang di laut tidak menyadari jika Pulau yang sudah diurusnya itu telah pecah menjadi lima. Ia menepi kesalah-satu pulau dan menjumpai Sang Adik Perempuan yang sedang menangis, Penyu kemudian menanyainya. “Baru saja terjadi gempa, dan aku terpisah dari Ayah, Ibu, Kakak dan Nenekku”, kata Sang Adik Perempuan. Penyu pun kaget lalu kembali berenang menuju pulau – pulau lain yang baru saja pecah, mengecek keberadaan anggota Keluarga lainnya. Dan ternyata benar, masing – masing anggota keluarga kini mendiami satu pulau. Sang Penyu berenang hilir mudik ketiap – tiap pulau untuk mengecek, menyampaikan informasi kondisi tiap anggota Keluarga di pulau lain, dan mengirimkan bahan makanan.

 

New Picture (7)

Penginapan tepi laut Pulau Derawan

Usaha yang dilakukan Penyu mengurus Keluarga barunya di masing – masing pulau yang terpisah – pisah ini pun terdengar keseisi lautan. Penghuni laut kemudian tergerak untuk membantu usaha sang Penyu. Mereka kemudian berkumpul di perairan sekitar pulau – pulau tersebut, membantu apa yang dilakukan penyu, atau setidaknya menguatkan Penyu bahwa sejatinya dilautan ia tidak pernah berenang sendirian. Dan karena usahanya ini Penyu pun kemudian tidak hanya mendapat Keluarga yang hanya berjumlah lima melainkan lebih banyak lagi. Ada Ikan Pari, Penyu jenis lain, Ikan Badut, Ikan Hiu, Cumi – Cumi, Ubur – Ubur dan seluruh isi laut. Kehidupan bawah laut lima pulau ini pun menjadi semakin semarak oleh keluarga baru Penyu ini.

 

New Picture (6)

Pemandangan Cantik tepi pantai Pulau Derawan, Kakaban, dan Sangalaki

Akhirnya, setelah rangkaian cerita, Lima pulau yang didiami oleh masing – masing anggota keluarga tadi pun mendapat julukan atau namanya sendiri. Sangalaki untuk pulau Sang Ayah; Sangmama untuk pulau Sang Ibu; Kakaban untuk pulau Kakak Laki – Laki; Derawan untuk pulau Adik Perempuan(perawan); dan Maratua untuk pulau Sang Ibu Mertua. Dan keindahan kelima pulau yang lebih dikenal sebagai Kepulauan Derawan ini pun tersohor sampai sekarang.

 

*sebagian cerita diatas hanyalah rekaan penulis setelah dibuat takjub oleh keindahan Derawan.

Iklan
Categories: tulislepasbebas | Tag: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: