Pulau Habee, Mutiara di Selatan Papua.

Pemandangan dari atas Menara Suar Pulau Habee photo credit : Liberty Krisman

Pemandangan dari atas Menara Suar Pulau Habee
photo credit : Liberty Krisman

Pagi itu kami bersiap berangkat menuju pulau yang saya sebut sebagai “Mutiara di Selatan Papua”, Pulau Habee, setelah sebelumnya merasai penginapan sederhana disebrang bandara di Distrik Okaba, sebuah ibukota kecamatan di sebelah Barat Merauke. Setelah menerima sambutan hangat dari mentari pagi yang menyapa, mesin speedboat pun dinyalakan oleh Hardy, kapten kapal mini kami yang berbadan besar, yang telah siap membawa kami membelah laut Arafuru.

Perjalanan Menuju Pulau Habee Photo Credit : Liberty Krisman

Perjalanan Menuju Pulau Habee
Photo Credit : Liberty Krisman

Pulau Habee ini adalah pulau karang yang terletak di Selatan Papua. Jangan mengharapkan peta GoogleMaps untuk dapat menemukan pulau ini karena disitu belum termuat, kita hanya akan ditunjukkan lokasinya tanpa terlihat gambaran pulaunya seperti apa. Pulau ini terletak di laut Arafuru pada koordinat 08°14’36” LS; dan 139°26’27” BT. Pulau ini juga tidak berpenghuni, sehari-hari pulau ini hanya berfungsi sebagai pulau suar yang menuntun dan sarana navigasi bagi kapal – kapal yang melintas disekitarnya di malam hari. Fungsi lainnya adalah sebagai tempat singgah para nelayan disekitar ketika mencari ikan. Terdapat menara Suar yang berdiri gagah ditengah pulau, tapi tunggu dulu, ini adalah menara Suar keempat yang dibangun, tiga sebelumnya telah roboh karena angin. Robohnya tiga menara Suar ini yang langsung saya tangkap secara sederhana sebagai sebuah hipotesa bahwa potensi angin disini cukup besar, dan akan sangat bermanfaat jika dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin (PLTB). Namun kemudian melihat kondisi infrastruktur daerah sekitarnya yang belum bisa mendukung itu maka hipotesis saya kemudian saya simpan kembali saja.

Sisi Selatan Pulau Habee photo credit : Liberty Krisman

Sisi Selatan Pulau Habee
photo credit : Liberty Krisman

Potensi lain dari pulau Habee ini jelas adalah Pariwisata. Selama beberapa waktu di Merauke saya kurang melihat adanya lokasi Pariwisata yang ciamik. Taman Nasional Wasur dan Tugu Perbatasan Sota saja yang mungkin jadi andalan di Kabupaten Merauke ini. Nah, pulau Habee ini mungkin yang nantinya bisa dijadikan alternatif lain. Untuk pemerintah daerahnya sendiri memang sudah terdorong untuk melakukan hal tersebut. Ketika saya hendak menuju ke Pulau Habee, saya sempat bertemu beberapa kontraktor yang akan membangun Patung Kristus Raja di pulau Habee, berdasarkan penjelasan mereka Pemda Merauke memang ingin menjadikan pulau Habee sebagai tempat wisata religi. Dan tidak menutup kemungkinan untuk menjadikannya sebagai tempat wisata lain, seperti, Wisata Perbatasan misalnya.

Sisi Utara Pulau Habee. photo credit : Liberty Krisman

Sisi Utara Pulau Habee.
photo credit : Liberty Krisman

Infrastruktur daerah yang nampaknya masih jadi kendala untuk menuju Pulau Habee, itu pula yang menyebabkan biaya menuju ke pulau ini menjadi tinggi. Ada tiga alternatif perjalanan yang bisa di tempuh jika ingin ke pulau ini; yang pertama dengan menggunakan jalur laut langsung dari Merauke menggunakan speedboat sewaan yang banyak terdapat di pelabuhan Merauke; yang kedua menggunakan jalur darat dari Merauke ke Okaba lalu dilanjutkan dengan speedboat yang bisa kita sewa dari Okaba; yang ketiga menggunakan jalur udara dari Merauke ke Okaba karena ternyata di Okaba sendiri sudah ada bandara perintis yang melayani penerbangan setiap hari, lalu dilanjutkan dengan speedboat ke Pulau Habee dari Okaba.

Sesampainya di Pulau Habee nanti, bersiaplah menjadi ‘pemilik pulau’ karena memang pulau ini tidak berpenghuni jadi akan terasa seperti milik pribadi dan jangan lupa menikmati pemandangan cantik seisi pulau dari atas menara suarnya. Dan seperti mutiara, kecantikannya tidak dengan mudah bisa di dapat memang.

Iklan
Categories: tulislepasbebas | Tag: , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: