#FiksiKopi 9

Sebuah pesan masuk dari seorang kawan, ia mengajakku bertemu. Lama tak jumpa ia kemudian memilih bertemu disatu sudut kampus yang satu – satunya menyandang nama Indonesia. Sambil mengimingi, kawanku ini bilang ada oleh – oleh kopi katanya, akupun bergegas.

Ia baru saja mendarat di Jakarta pagi tadi. Tinggalkan pulau burung ia terbang membawa se-plastik kopi wamena. Agak heran aku dengan kopi yang ia bawa, setahuku papua tak punya budaya minum kopi, tapi disana ditanam kopi?. Hmmm, kawanku ini tahu aku penasaran dengan kopi yang ia bawa, diseduhkannya aku secangkir, sampai kemudian ia masuk lagi dan keluar membawa gitar sambil nyengir. “Mainkan aku sebuah lagu, hitung – hitung imbalan secangkir kopi itu”, kurengkuh gitarnya sambil kucoba kopi wamena seruputan pertama.

Kopi berjenis kelamin arabika ini bibitnya sama dengan Jamaican Blue Mountain coffee, salah satu kopi terbaik dunia. Di tanam di Wamena dan berjenis kelamin arabika? wow..!!. Rasanya memang tak sekuat kopi sumatra atau toraja, tapi after taste-nya..hmm..unik. Jika benar –benar kutahu sejarah mengenai kopi ini pastilah akan jadi cerita yang lebih unik lagi. Seunik kopi bajawa yang dulu adalah satu – satunya robusta yang tak terserang hama ketika wabah hama kopi melanda dunia.

“Ini ditanam di lembah Baliem, Ri..kupesan kopi ini sebelum mereka matang dipohonnya. Nah, mainkan aku lagu lembah baliem!!”, kawanku ini meminta itu sambil merebahkan tubuhnya di papan kayu tempat kami duduk.

♫ asal ada ubi untuk kumakan, ,asal ada babi untuk kupanggang, aku cukup senang..♫, lantang kawanku menyanyikan lagu itu. Ia lalu bertanya…

“pakai apa kau kesini?”,

“tuh,sepeda kayuh”,

“hah? kemana jeep kopi bututmu itu?”,

”ngadat…haha”,

kami lanjut bersenda, diatas fondasi bertahtakan papan kayu dibawah bulan merah jambu, menghabiskan kopi kami hingga tinggal sisa ampasnya.

*diambil dari kumpulan cerita fiksi ber-taggar #FiksiKopi dari akun twitter @antorology

Iklan
Categories: prosa | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: