#FiksiKopi 8

Hujan henti menetes, mengguyur willys hitam kopi yg tak lagi kenes. “Ciih!!, dimana ini? sesat lagi kah ini langkah?”. Lalu terpikir jika kupunya penunjuk arah mungkin tak begini jadinya, bagus juga jika kupasang di willys tuaku ini.

Kompas, alat sederhana penunjuk arah. Siapa pencipta itu benda?, orang-orang sesat kah?, karena tersesat maka mereka membuat alat itu. Kucoba mencari tahu, dan ternyata orang – orang cina yang di klaim sebagai penemu kompas pertama. Awalnya alat ini tidak digunakan sebagai penunjuk arah melainkan sebagai penunjuk nasib, aneh. Mungkin dulu kompas digunakan sebagai alat bantu fengshui. Hmm, lantas aku berpikir, jika begitu, apakah dahulu semua rumah di cina menghadap utara?, karena setahuku kompas itu akan selalu menunjuk ke utara, dan pengetahuanku tentang fengshui memang hanya sebatas arah hadap bangunan saja.

Lalu kenapa kompas selalu menunjuk ke utara?. Yang kutahu ada teori kuno yang mengatakan bahwa utara adalah pusat kuasa, tapi apakah karena ini kompas lantas selalu menunjuk ke utara?. Yang jelas kompas bekerja karena gaya magnet bumi, gaya magnet ini yang membuat kompas selalu menunjuk ke utara. Dan sejatinya bumi adalah kompas raksasa.

Hhhmm..willys mulai tersendat-sendat, sebentar lagi pasti ngadat. Dari knalpotnya menetes oli serupa kopi, mungkin memang sudah waktunya ngopi.

 …

*diambil dari kumpulan cerita fiksi ber-taggar #FiksiKopi dari akun twitter @antorology

Iklan
Categories: prosa | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: