#FiksiKopi 10

♫ anut runtut tansah reruntungan munggah mudhun gunung anjlog samudra..♫

ini lagu mantra ya?, tapi biarlah. Malam, kopi dan mantra, hmm..

Buku lipat elektrik terus berkedip minta dikelitik, tapi kepala ini rasa kering meski gelas kopi panas masih basah tepian bibirnya. Kemudian kutulis sejadinya, kisah dari seorang kawan. Kupanggil ia piyu karena tampangnya memang mirip gitaris itu. Ia penulis dan sudah cukup banyak menghasilkan karya. Tapi sekarang tulisan tak seperti dulu, dulu tulisan bisa merubah sesuatu. Sekarang, mau merubah buatlah gerakan pendukungan, ”gerakan mendukung, apapun lah”.

Piyu pernah mendongengiku cerita sebuah pulau, sejarahnya, namanya. Dan aku selalu tertarik akan nama dan sejarah, toponimi..Borneo.

Dahulu ketika datang para gagah dari Eropa ke pulau semar itu, mereka tak tahu nama pulau itu apa, tapi mereka butuh nama untuk setidaknya dicatat dalam catatan perjalanan mereka. Kemudian sebuah kesultanan memperkenalkan diri kepada si Eropa, “Kami, Barunai”, ya paling tidak itulah yang Eropa dengar. Entah mungkin karena terlalu banyak menenggak rum, si Eropa terselip lidah mengganti yang mereka dengar tadi menjadi Borneo. Dan dengan serta merta pula kemudian si Eropa berasumsi bahwa yang dimaksud kesultanan tadi mencakup keseluruhan pulau semar, berunai atau borneo adalah seluruh kalimantan menurut si Eropa. Padahal, barunai atau borneo ini hanya sebuah kesultanan yang berwilayah dipulau semar, kesultanan brunai maksudnya.

Piyu juga sempat bercerita, ada alasannya kenapa pulau itu bernama Kalimantan. Ia bilang Kalimantan adalah nama pohon yang tumbuh disana, ciri dari pohon ini adalah berbuah masam. Setelah mengingat ternyata ada banyak cerita dari Piyu, urung aku menulis sejadinya cerita kawanku ini. Akan kuhubungi ia nanti, pasti akan sangat menarik untuk bahan penelitianku mengenai toponimi.

*diambil dari kumpulan cerita fiksi ber-taggar #FiksiKopi dari akun twitter @antorology

Iklan
Categories: prosa | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: